Arsip Tahun 1963

KEKUATAN BARU: Gerakan Wanita Argentina

Fanny J. Edelman
Api Kartini, 1963

Kata Pengantar:

AMERIKA Latin, benua yang sekarang menjadi perhatian dunia, benua yang sedang berjuang untuk kemerdekaan nasionalnya, bagi nasion-nasion penghuninya, untuk melepaskan belenggu perbudakan ekonomi dari imperialisme, khususnya imperialisme AS.

Dalam perjuangan yang besar ini kaum wanita Amerika Latin tidak sedikit memberikan sumbangsihnya, dan dalam mana banyak pengalaman berharga yang perlu kita pelajari. Meskipun dalam tulisan di bawah ini terdapat pengalaman aktivitas yang sudah menjadi pekerjaan gerakan wanita progresif di Indonesia, tetapi banyak pula pengalaman berharga yang dapat kita timba guna lebih menyempurnakan tugas-tugas kita dan membikin lebih besar dan perkasa gerakan wanita di Indonesia.

Demikianlah kami sajikan pengalaman wanita Argentina di dalam mengorganisasi diri untuk menjaga kepentingannya dan kepentingan Rakyat pekerja pada umumnya.

PADA tahun 1949 telah bekerja aktif wanita-wanita progresif dan wanita-wanita lain dalam usaha membentuk sebuah Organisasi wanita. Tujuan Organisasi ini adalah “kepastian kebahagiaan tiap keluarga, hak yang penuh bagi kaum wanita dan hari depan yang pasti dan terang bagi anak-anak; perlindungan terhadap demokrasi, terhadap kebebasan nasional dan pekerjaan-pekerjaan untuk perdamaian dunia.”

Meskipun dikejar-kejar, selama 14 tahun berdirinya, Organisasi ini telah bekerja agar kaum wanita pekerja mengadakan aksi-aksi dan meninggikan kesadaran politik mereka. Organisasi ini telah erat bekerja sama dengan Serikat-Serikat Buruh, mengadakan aksi-aksi bersama serta menjelaskan kepada Serikat-Serikat Buruh, di mana terorganisasi sejumlah besar wanita yang bekerja di industri-industri tekstil, makanan dan konfeksi, untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan khusus bagi kaum wanita.

Aktivitasnya yang terpenting dari organisasi ini adalah hubungan yang langsung dengan wanita-wanita pekerja, yang dijalankan lewat majalah bulanannya bernama Nuestra Mujeres.

Sekalipun menghadapi kesulitan-kesulitan yang disebabkan karena pembatasan-pembatasan terhadap pers di Argentina, majalah ini telah mencapai jumlah tertentu pembaca tetap. Ia dijual di pabrik-pabrik dan jalan-jalan dan diantarkan dari rumah ke rumah. Peredaran majalah ini dilaksanakan oleh grup-grup istimewa, yang bekerja aktif di seluruh negeri. Tegaknya majalah NUESTRAS MUJERES adalah tergantung pada jerih payah dan inisiatif dari pengikutnya yang bertanggung jawab. Lewat majalahnya ini Organisasi memberikan nasihat agar supaya para wanita pekerja menggabungkan diri dalam Serikat-Serikat Buruh dan memberikan penjelasan tentang sifat-sifat pemimpin sejati dari kelas buruh dan bagaimana harus membedakannya dengan kaum demagog.

Tidak pernah ada suatu pemogokan tanpa adanya kegiatan para wanita untuk menyukseskan aksi itu. Organisasi memberikan bantuan dalam pembukaan kantin-kantin untuk para pemogok dan mengumpulkan uang untuk mereka. Ia mengadakan kampanye solidaritas terhadap pemogok, menerangkan sebab-sebab terjadinya pemogokan dan menyokong keluarga para pemogok.

Ia mengadakan kerjasama dengan Serikat-serikat Buruh dalam menyelenggarakan kampanye untuk perbaikan Undang-undang Perlindungan untuk Ibu dan Anak dan perluasan berlakunya Undang-undang tersebut untuk seluruh kamu wanita. Di seluruh negeri diadakan pengumpulan tanda tangan dalam petisi-petisi; seruan-seruan telah dikirim ke DPRD-DPRD dan diroganisasi diskusi-diskusi. Dengan cara yang demikian Organisasi ini telah menarik banyak wanita yang belum masuk Serikat Buruh, dalam soal-soal kemasyarakatan secara aktif.

Tugas yang paling sulit dari Organisasi ini yang dihadapi adalah mungkin tugas di dalam mengorganisasi wanita pekerja pertanian. Kesukaran ini disebabkan adanya kenyataan sistem latifundia dan cara-cara penghisapan lama terhadap kaum tani yang memisahkan mereka dari dunia luar.

Pada tahun 1955 telah diselenggarakan suatu konferensi wanita tani dan wanita buruh tani. Program Konferensi berisi tuntutan: “Tanah bagi mereka yang mengerjakannya”, harga yang layak bagi hasil pertanian, dibukanya pasar-pasar baru, pembangunan Rumah-Rumah Sakit dan Rumah-Rumah Sakit Bersalin. Tuntutan-tuntutan ini telah mempersatukan mereka. Konferensi kemudian disusul dengan konferensi-konferensi regional di bagian-bagian penting seluruh negeri.

Pekerjaan tekun dibutuhkan sebelumnya untuk mengorganisasi grup-grup yang mengadakan kampanye realisasi program di atas. Kemudian telah dibentuk pusat-pusat untuk mengadakan hubungan secara kontinu dengan grup-grup ini dan untuk memimpin aktivitas mereka. Sebagai akibatnya ialah berdirinya cabang-cabang dari Organisasi ini di daerah-daerah pertanian, makin eratnya hubungan antara kaum wanita kota dan desa, serta kaum wanita desa mulai mengadakan aksi-aksi untuk menuntut kepentingan-kepentingan mereka dan soal-soal yang ada sangkut-pautnya dengan tanah.

Pembicaraan-pembicaraan dan konferensi-konferensi tentang kesejahteraan anak, di mana ikut serta dokter-dokter, guru-guru dan kaum ibu, mengakibatkan adanya kampanye yang luas, yang bertujuan agar supaya jatah “segelas susu” secara gratis untuk para murid dilaksanakan kembali. Di bawah tekanan massa telah diselenggarakan rapat-rapat untuk tujuan ini (di Buenos Aires), di DPRD-DPRD (Entre Rios) dan sejumlah DPRD Kotapraja.

Aksi-aksi melawan harga tinggi mendapatkan bentuk dalam tuntutan dibukanya toko-toko yang menerima barang langsung dari produsen (tanpa perantara). Di beberapa daerah kampanye ini mendapatkan sukses. Juga timbul persoalan tentang toko-toko yang harus menjual barang-barang yang paling dibutuhkan dengan harga yang lebih murah.

Di dalam aksi-aksi bersama dengan Serikat Buruh, dengan mengorganisasi Komite-Komite Ibu rumah tangga dan demonstrasi-demonstrasi dan dengan pengumpulan tanda tangan dalam petisi-petisi, maka Organisasi ini mendapatkan dukungan dari ribuan kaum wanita.

Pengorganisasian rapat-rapat umum, pengumpulan tanda tangan sebagai usaha untuk pelarangan senjata-senjata Atom dan perlucutan senjata, pengorganisasian piket-piket di pasar-pasar, di sekolah-sekolah dan pabrik-pabrik dan pengorganisasian pameran-pameran — ini semua merupakan beberapa bentuk aktivitasnya. Organisasi ini bertujuan menarik sebanyak mungkin wanita dalam perjuangan untuk perdamaian.

Bentuk lain daripada aksinya ialah meningkatkan solidaritas dengan Rakyat-rakyat yang sedang berjuang untuk kebebasannya. Ia ambil bagian yang aktif dalam Komite untuk pembebasan tawanan-tawanan politik Portugis dan Spanyol. Ia berjuang untuk dibebaskannya para pemimpin politik dan Serikat Buruh, yang karena aktivitas mereka dijebloskan dalam penjara, membantu keluarga mereka dan berjuang bersama-sama dengan kekuatan-kekuatan demokratis lainnya untuk pembaharuan Undang-Undang Dasar.

Perhatian istimewa perlu diberikan pada usaha untuk meningkatkan solidaritas terhadap Kuba. Wanita-wanita kita telah mengumpulkan ratusan ribu peso (mata uang Argentina) guna pembelian alat bedah untuk suatu rumah bersalin di Kuba. Anggota-anggota Organisasi ini membuat barang-barang untuk dijual dalam bazar-bazar, mengumpulkan souvenir-souvenir, memimpin kursus-kursus pertolongan pertama di dalam mana kurang lebih seribu orang muda dididik, yang kemudian mendaftarkan diri sebagai sukarelawan untuk Kuba jika terjadi invasi, menjual kue-kue, menyelenggarakan undian-undian dsb. Di mana-mana diadakan penjelasan tentang arti penting revolusi Kuba.

Ketika terjadi invasi di Kuba, meskipun ditekan oleh polisi, wanita-wanita kita memberikan pernyataan solidaritas terhadap Kuba.

Organisasi ini mempunyai andil yang besar dalam memelihara kebudayaan nasional. Ia mengorganisasi kursus-kursus tentang bagaimana mengajar orang dewasa membaca dan menulis, ia membuka taman-taman bacaan dan perkumpulan-perkumpulan untuk anak-anak, mengadakan kampanye untuk buku anak-anak yang baik dan pameran buku serta mengedarkan daftar-pertanyaan-pertanyaan mengenai soal: “Buku-buku apa saja yang dibaca anak-anak kita?” Ia telah menyusun rancangan Undang-Undang guna melarang cerita-cerita khayal Amerika, yang banyak menitikberatkan pada soal kejahatan dan perkosaan, yang merusak bagi anak-anak.

Pimpinan-pimpinan Organisasi ini mengikuti kursus-kursus, di mana mereka mempelajari soal-soal ekonomi Argentina dan sejarah gerakan wanita nasional dan internasional. Banyak perhatian dicurahkan kepada perjuangan untuk perdamaian, gerakan kemerdekaan nasional di negara-negara yang jajahan dan tergantung, demikian halnya soal-soal organisasi, di mana dapat penekanan soal persatuan sebagai faktor yang menentukan untuk mendapatkan hak-hak kaum wanita.

Beberapa bulan yang lalu Organisasi ini mengadakan Kongresnya yang ke V. Meskipun adanya pembatasan-pembatasan dan tekanan-tekanan berhubungan dengan keadaan luar biasa, hadir 220 utusan dari seluruh bagian negeri untuk memberikan laporan tentang pekerjaan mereka yang lalu dan untuk memerinci rencana-rencana pekerjaan untuk waktu yang akan datang.

Kongres ini menunjukkan bahwa gerakan wanita Argentina telah memasuki pengalaman di dalam menegakkan persatuan, bahwa Organisasi ini pada hakikatnya dan dalam keadaan yang sewajarnya merupakan suatu organisasi nasional dan patriotis dan bahwa wanita-wanita kita menduduki tempat terdepan dalam perjuangan untuk kebutuhannya sehari-hari, untuk perdamaian, demokrasi dan kemerdekaan nasional.