Surat dari New York: Pemuda Amerika Serikat & Perdamaian
Dari Redaksi: Baru-baru ini Redaksi A.K. menerima surat dari pemudi Bettina Apotheker dari New York. Fotokopi dari surat pada A.K. itu kami muat di bawah ini, sedangkan isi surat kami salin ke dalam bahasa Indonesia dengan judul: Pemuda Amerika & Perdamaian. Dari surat itu dapat kita ketahui bahwa juga pemuda Amerika tidak bersikap acuh-tak-acuh terhadap perjuangan untuk perdamaian. Selanjutnya ikutilah surat Bettina di bawah ini.
BENCANA PERANG tidak menjamah bumi Amerika untuk selama hampir seratus tahun. Kabut peperangan yang mengerikan yang menenggelamkan umat manusia dalam darah merupakan hal yang asing bagi pemuda Amerika. Pembangunan militer yang dibutuhkan untuk pertahanan dan serangan Amerika dalam Perang Dunia II memberi angin bagi perekonomian yang lamban ketika bangsa berjuang untuk keluar dari Depresi Besar. Pendek kata, peperangan itu menguntungkan Amerika!
Tetapi pada waktu ini semakin banyak pemuda yang menyadari kengerian peperangan, dan ketidakmasukakalnya peperangan itu di dunia modern. Mereka itu melakukan perjuangan yang militan untuk perdamaian, dan untuk perlucutan senjata yang umum dan lengkap. Diteruskannya percobaan-percobaan nuklir yang menambah jumlah radioaktivitas di dalam atmosfer telah menggugah pemuda Amerika terhadap bahaya atom. Pembeberan kesusastraan dan film yang sangat menarik dari negara-negara yang dilanda oleh peperangan kepada anak-anak muda membuat sadar banyak dari mereka itu tentang kengerian-kengerian dari peperangan.
Suatu persentase yang amat besar dari kepentingan-kepentingan ekonomi Amerika terjalin di dalam persenjataan. Kaum kapitalis yang menguasai industri-industri tersebut merupakan kekuatan pro-perang yang sangat berpengaruh, dan berbuat segala-galanya di dalam perjuangan mereka yang tak kunjung henti terhadap perdamaian. Pejuang-pejuang anti-perang di Amerika Serikat telah membuktikan mempunyai keberanian dan keuletan yang besar di dalam perjuangan mereka. Fitnahan, panitia-panitia penyelidika, dan penjara tidak menghentikan adanya gerakan yang makin meluas.
Komite Nasional untuk Politik Nuklir yang sehat telah mengadakan pertemuan di New York pada Musim Semi 1960 yang dikunjungi oleh dua puluh ribu orang. Kemudian disusul oleh arak-arakan ke PBB. Kejadian yang demikian itu di dalam kehidupan Amerika tidaklah terjadi dalam 20 tahun ini. Pada musim gugur tahun 1960, 2000 orang berbaris di San Francisco, California untuk perdamaian. Dalam banyak kota-kota besar beribu-ribu orang Amerika berbaris pada parade Hari Paskah menuntut perlucutan senjata segera.
Pada bulan April 1961 terjadi demonstrasi yang bersemangat di City Hall Park New York dari 3000 orang menentang Pertahanan Sipil. Untuk berminggu-minggu lamanya Markas Besar Pertahanan Sipil di Manhattan dikepung. Pada 5 Agustus 1961 beratus-ratus orang Amerika di seluruh Amerika melakukan jaga malam selama 24 jam untuk memperingati 300.000 korban di Hiroshima dan Nagasaki. Di dalam semua demonstrasi tersebut kaum pemuda menjalankan peranan utama.
Juga sangat besar artinya perhatian yang makin memuncak dari orang-orang muda dari segala tingkat penghidupan, yang memiliki pandangan-pandangan politik yang berbeda-beda, di dalam menggabungkan diri di dalam perjuangan bersama untuk perdamaian. Di ruang-ruang kuliah, di ruang-ruang kelas sekolah menengah, dalam grup-grup dan klub-klub studi kebutuhan akan perdamaian diperbincangkan. Dan diskusi-diskusi itu disusul oleh aksi positif.
Kita telah mencapai sukses dalam membentuk organisasi nasional untuk perdamaian yang tunggal. Jalan yang kita tempuh penuh dengan lika-liku dan pusaran-pusaran air yang berbahaya. Kita harus menempa di dalam hutan belantara dan membangun suatu jalan besar yang kuat. Kita melihat cakrawala.