Persiapan Peringatan Setengah Abad Hari Wanita Internasional
Pesan-pesan Nyonya Arudy Kartawinata, ketua Panitia Peringatan Setengah Abad Hari Wanita Internasional di Indonesia kepada Panitia Persiapan Internasional Setengah Abad Hari Wanita Internasional:
Dengan adanya pertemuan-pertemuan yang diadakan oleh Panitia 8 Maret di Indonesia tahun ini, wanita Indonesia sekali lagi dengan harapan besar menjatuhkan tuntutannya bahwa harus diakhirinya perang dingin, percobaan-percobaan senjata nuklir dan pemecahan secara damai mengenai masalah internasional yang hangat.
Kami yakin sepenuhnya bahwa hanya dalam dunia di mana bangsa-bangsa menghendaki saling menghormati dan pengertian, rakyat di seluruh dunia, terutama negeri-negeri baru yang memperoleh kemerdekaannya seperti Indonesia, bisa melakukan pembangunan nasionalnya dengan damai.
Maka itu kami ingin menyampaikan bantuan sepenuhnya pada Panitia Internasional yang mempersiapkan peringatan 50 tahun Hari Wanita Internasional.
Panitia Setengah Abad Hari Wanita Internasional di Jakarta mulai melangkahkan kakinya
Sebagaimana di negeri-negeri lain maka kini di Indonesia Panitia Setengah Abad tak mau ketinggalan dan mulai melangkahkan kakinya untuk mempopulerkan peringatan tersebut agar mencapai sukses yang sebesar-besarnya.
Seruan Malmö telah menunjukkan peranan wanita yang mengambil tempat makin luas di semua lapangan kehidupan yang memang menjadi haknya dalam masyarakat. Berkat perjuangan wanita yang teguh diakuilah hak-hak tersebut, sebagaimana yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa.
Karena kaum wanita mempunyai keinginan yang sama untuk melindungi kehidupan untuk keselamatan keluarga dan hari depan anak-anaknya, justru itulah yang mempersatukan kaum wanita seluruh dunia.
Demikian juga Panitia Peringatan di Indonesia telah mengajak kepada segenap wanita Indonesia untuk memperingati hari yang mulia tersebut.
Maka sudah semestinyalah kalau wanita Indonesia ikut mendukung dan membantunya dalam mempersiapkan hari yang bersejarah itu.
Bagi kaum wanita Indonesia nama dan jasa Ibu Kartini yang merintis jalan ke arah emansipasi wanita Indonesia telah menjadi darah daging. Cita-cita Kartini adalah sesuai benar dengan apa yang dirumuskan dalam Kongres Wanita Sedunia di Kopenhagen pada tahun 1910.
Kami percaya bahwa usaha Panitia Peringatan Setengah Abad di Indonesia akan juga mendapat bantuan sepenuhnya dari khalayak ramai.
Panitia juga mengharap kepada saudara-saudara baik dari organisasi-organisasi wanita, maupun perseorangan yang belum menyatakan pada Panitia untuk membantu, bisa berhubungan dengan Panitia di Jalan H.O.S. Cokroaminoto 16 Jakarta. Demikian pula di daerah-daerah yang belum terbentuk bisa segera dimulai.
Panitia telah menetapkan untuk merayakan Peringatan Setengah Abad selama tujuh hari yang diadakan dalam bulan Maret 1960.
Berbagai rencana telah disusun mulai dari penerangan-penerangan lewat ceramah-ceramah, anjangsono, pemberitaan lewat pers dan radio, sampai usaha-usaha kesenian-kebudayaan yang menciptakan sesuatu guna mengagungkan hari tersebut misalnya pameran, seni suara, seni drama, langenswaran, sajak-sajak, perlombaan-perlombaan mengarang, mengadakan seminar, usaha-usaha sosial yang ini semua akan menggerakkan wanita ke arah persatuan dan kerja sama secara luas.
Apalagi perhatian-perhatian dari luar negeri terhadap usaha-usaha tersebut, berbagai wanita ingin mendapat bahan-bahan aktivitas Panitia Indonesia, tukar menukar karya-karya wanita untuk dipamerkan dalam pameran-pameran yang mereka selenggarakan dll.
Maka ramailah kini sudah di Panitia yang sedang sibuk dengan rencananya, apalagi kalau nanti menerima tamu-tamu wanita dari negeri tetangga yang akan datang ke Indonesia.
Mari kita laksanakan sebaik-baiknya peringatan Setengah Abad ini.