Melihat G.W.D.S. Dari Dekat
Pada akhir-akhir ini banyak perhatian dari golongan yang luas tertarik kepada GWDS yang akan melangsungkan sidang di Indonesia. Dengan itu dalam waktu yang singkat kaum wanita Indonesia akan diperkenalkan dengan pimpinan-pimpinan GWDS. Gerakan Wanita Demokratis Sedunia yang berkantor pusat di Berlin-DDR.
Adalah sepantasnya jika wanita Indonesia menaruh perhatian yang hangat pada sidang GWDS ini; itu tidaklah hanya semata-mata karena baru pertama kali wanita Indonesia akan mengenal dari dekat para pimpinan GWDS, tetapi yang pokok adalah karena sikap GWDS yang sudah sejak lama dikenal sebagai satu-satunya Organisasi Wanita Internasional yang dengan tegas mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia dan mengutuk agresi Belanda pada tahun-tahun perjuangan bersenjata dalam revolusi agustus '45. Kini, menjelang Februari wanita Indonesia akan berkesempatan untuk beramah tamah, bertanya jawab secara langsung dan berbicara dari hati ke hati dengan pimpinan-pimpinan GWDS. Adalah dapat dimengerti bahwa pertemuan-pertemuan itu akan besar artinya untuk memperkuat solidaritas internasional dalam rangka perjuangan untuk kemerdekaan nasional, hak-hak wanita dan anak-anak dan perdamaian.
Demikian pula halnya bagi GWDS sendiri dengan seluruh anggota pimpinannya telah menyetujui usul untuk mengadakan sidang bironya di Indonesia, kini mereka sedang sibuk berusaha untuk lebih mendalami dan mengenal lebih jauh gerakan wanita di Indonesia. Karena itu adalah dapat dimengerti bahwa sebetulnya keputusan sidang GWDS di Indonesia bukan semata-mata keputusan rutin tempat saja, tetapi justru karena perhatian yang besar dari dunia internasional terhadap perjuangan rakyat Indonesia, dan dalam hal ini terutama kaum wanitanya. Perjuangan kaum wanita yang telah banyak dikenal dengan bentuk-bentuk dan gaya baru yang hidup. Baik itu dilihat dari lingkungan benuanya sendiri maupun dilihat dari benua lain, menunjukkan bahwa mode yang dipakai oleh Indonesia dalam aktivitasnya mengenai berbagai soal, pendidikan wanita dan anak-anak, hak-hak wanita, perdamaian, mencapai kemerdekaan nasional yang penuh, dan dalam usahanya yang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya menyatakan cara-caranya yang khusus dan sangat menarik perhatian dari para sahabat-sahabat kita di berbagai negeri.
Teman-teman kita yang bekerja di GWDS dan datang dari 22 negeri, dengan simpati yang besar menyambut hangat berlangsungnya sidang Biro di Indonesia. Bersenyum-senyumlah mereka jika sebuah berita dari Indonesia datang di media kantornya; Madame Carmen Zanti adalah Sekretaris Jenderal GWDS. Dia adalah orang Italia dan mempunyai banyak pengalaman dalam perjuangan melawan kelaliman fasisme. Dalam kehidupan perjuangannya dia terpaksa meninggalkan tanah airnya, merantau di negeri lain, sesudah ayahnya menjadi korban perang Nazi Hitler dalam perang dunia kedua. Carmen Zanti mempunyai pengertian yang baik dan penghargaan yang besar terhadap Organisasi-organisasi Wanita di Indonesia terutama terhadap Gerwani sebagai anggota GWDS yang dikenal oleh tokoh-tokoh GWDS sejak dari anggota 6000 di tahun 1950, hingga sekarang telah menjadi 700.000. Sama halnya dengan Madame Beatrice Johnson dari Amerika, dia adalah seorang ibu yang seluruh hidupnya diisi dengan perjuangan untuk perdamaian, kemerdekaan nasional dan hak-hak wanita. Seorang sekretaris GWDS yang sudah mempunyai pengalaman banyak dalam perjuangan wanita secara internasional. Dia adalah seorang ahli tentang hak-hak wanita, tak hanya mengerti tentang ciri-cirinya gerakan wanita di tiap benua, tetapi juga hal yang sangat dan sedang dihadapinya. Dia pun ahli dari setiap hal yang diperdebatkan dalam Komisi PBB, Status of Women. Khusus terhadap persoalan di Indonesia, umpamanya soal Undang-undang Perkawinan, soal tradisi masyarakatnya, soal pendidikan termasuk PBH-nya, soal Irian Barat dengan aksi-aksi nasionalnya, kehidupan organisasi-organisasi wanitanya, terutama Gerwani, dia mengerti hingga hal-halnya yang kecil. Seandainya ada orang bertanya, berapa dan bagaimana Gerwani, dia akan segera cepat menjawab dengan angka-angka dan aktivitasnya. Demikianlah halnya teman kita dari Perancis, Madame Marie Ange, seorang pemimpin dari Komite Wanita Perancis yang menjadi Sekretaris GWDS, dia mempunyai perhatian yang besar pada wanita Indonesia dalam hal kerja sama antara organisasi-organisasi wanita dan perseorangan-perseorangan terkemuka. Dia menganggap penting menarik pengalaman dari Indonesia untuk menjadi bahan dalam mendapatkan tugasnya. Dia adalah salah seorang yang dipercayakan oleh GWDS untuk mengurus soal-soal gerakan perdamaian, terutama untuk benua Eropa, dan tidak sedikit sukses-sukses yang telah dicapainya dalam rangka kerja sama dengan organisasi internasional lainnya dan wanita-wanita terkemuka yang berkarir internasional. Umpamanya dalam menyelenggarakan Komite Eropa untuk menghapuskan percobaan bom atom dan hidrogen, dan perlucutan senjata. Seringkali dia berkata, jika dia bertemu dengan wanita Indonesia, pikirannya terus langsung melihat aksi-aksi dan kejadian-kejadian di Indonesia.
Sambutan yang hangat itu tak hanya dari teman-teman Eropa saja, lebih-lebih lagi teman-teman kita dari Timur Tengah, Lebanon, Irak, Syria, RAP, Yordania dan Iran. Mereka gembira sampai mengucurkan air mata tatkala Gerwani mengeluarkan sebuah statement untuk memprotes tindakan-tindakan penangkapan dan penyiksaan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi terhadap pejuang-pejuang perdamaian dan kemerdekaan di Syria, Yordania, Aljazair. Demikian juga teman kita dari Spanyol, seorang ibu yang sudah tua, dia merangkul-rangkul teman-temannya dengan hati yang penuh harapan kebebasan bagi rakyat dan negeri yang waktu dia menerima sehelai surat dari Gerwani yang dikirim ke GWDS untuk mendukung perjuangan rakyat Spanyol dalam melawan kelaliman rezim fasis Franco.
...Sambutan hangat itu tidaklah terbatas pada pimpinan-pimpinan itu saja, tetapi tenaga-tenaga staf GWDS yang sudah mempunyai masa kerja sepanjang hidupnya GWDS, menaruh perhatian yang dalam juga. Mereka itu adalah penerjemah-penerjemah, pengetik-pengetik, korektor bahasa, staf redaksi Majalah 'Wanita Sedunia', staf restoran, pengatur surat-surat dan arsip, boleh dikata hampir semua, mereka mempunyai rasa simpati yang besar terhadap Indonesia. Sampai kepada teman-teman supir, dengan ikhlas bekerja ekstra untuk keperluan persiapan sidang Biro di Indonesia.
Bagian Propaganda telah selesai mempersiapkan suatu buletin khusus untuk memberi informasi tentang Gerakan Wanita di Indonesia dan tentang hubungannya dengan perjuangan.
MELIHAT GWDS . . .
untuk kemerdekaan nasional. Sudah barang tentu terbitnya buletin khusus itu akan sangat membantu bagi para tamu yang akan berkunjung ke Indonesia.
Redaksi Review GWDS, Women of the whole world, telah memutuskan untuk mendapatkan objek yang indah dari Indonesia, terutama mengenai kehidupan keluarga Indonesia dan Buruh Perkebunan.
Secara sangat singkat, tulisan ini dapat menyatakan betapa besar perhatian yang dicurahkan oleh GWDS dan wanita-wanita dari berbagai Negeri terhadap perjuangan wanita Indonesia. Karena itu adalah selayaknya jika dalam mempersiapkan sidang Biro di Indonesia, khususnya Gerwani dengan teman-teman petugas yang membantunya mencurahkan semua perhatiannya dan melaksanakan kerja sama yang baik dengan pejabat-pejabat pemerintah yang bersangkutan. Kini, hari baik dinantikan oleh wanita-wanita Indonesia. Kita percaya bahwa sukses-sukses baru akan tercapai, dan solidaritas internasional akan lebih diperkuat.